Upaya pencarian terhadap Majid Bako, petani asal Pegayo yang hilang terseret arus Sungai Lae Kombih, kembali dilanjutkan pada hari kedua, Sabtu (6/12/2025). Pencarian digencarkan dengan penambahan personel dan perluasan area operasi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Subulussalam, Ali Supratman, menyampaikan bahwa pencarian hari ini melibatkan kekuatan tambahan dari Kompi Brimob untuk memperkuat tim gabungan yang sudah bertugas sejak hari pertama.
“Di hari kedua pencarian dilakukan dengan tambahan personel dari Kompi Brimob, dan area pencarian kita perluas menyusuri aliran Sungai Lae Kombih hingga ke arah hilir. Selain itu, satu unit tambahan perahu LCR juga kita turunkan,” ujar Ali.
Operasi pencarian pagi ini turut didampingi Wakil Wali Kota Subulussalam, Kepala BPBD, unsur TNI, Kepolisian, serta warga setempat yang terus memberikan dukungan moral dan tenaga.
Tim gabungan bergerak menyisir sepanjang aliran Sungai Lae Kombih, termasuk titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi keberadaan korban.
“Pemantauan juga dilakukan oleh warga di beberapa titik sepanjang sungai untuk mempercepat kemungkinan ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban,” tutupnya. []



