Empat dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Subulussalam diberangkatkan menuju daerah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal tersebut disampaikan Ketua IDI Kota Subulussalam, dr. Diva, Sp.An kepada acehkini, Sabtu (6/12/2025).
Keberangkatan empat dokter IDI Subulussalam itu disebutnya untuk memberikan pelayanan kesehatan darurat, tim ini juga membawa berbagai bantuan kemanusiaan bagi warga yang mengungsi.
“Bantuan yang dibawa tidak hanya berupa obat-obatan, tetapi juga pakaian dan selimut. Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil partisipasi dan solidaritas dari manajemen RSUD Kota Subulussalam, para dokter, serta seluruh donatur yang ikut berdonasi,” jelas Diva.
Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang belum berjalan. Baik posko kesehatan maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat disebut belum aktif memberikan layanan bagi para pengungsi.
“Kondisi terkini di Aceh tamiang hingga saat ini masih kronis, hingga saat ini posko kesehatan belum ada, untuk pelayanan rsud Tamiang juga belum aktif,” ujarnya.
Menurut Diva, tim IDI Subulussalam yang turun langsung ke lokasi mendapati banyak pengungsi dalam kondisi kebingungan karena tidak mengetahui harus berobat ke mana. Di sejumlah titik pengungsian, masyarakat bahkan langsung meminta obat-obatan kepada tim dokter yang hadir.
IDI Subulussalam sendiri membawa persediaan obat-obatan dari Medan untuk kebutuhan darurat para pengungsi. Namun, koordinasi terus dilakukan dengan IDI Aceh Tamiang agar layanan kesehatan segera dapat dilanjutkan secara terstruktur oleh tenaga medis setempat.
“Kami terus berkoordinasi dengan IDI Tamiang. Obat-obatan yang kami bawa dari Medan ini sifatnya bantuan awal. Ke depan, mungkin mereka yang akan melanjutkan pelayanan kesehatannya,” tambahnya.
Adapun dokter spesialis yang diberangkatkan pada Kamis (4/12) lalu, yaitu. dr. Diva, Sp.An (Spesialis Anestesi), dr. Arif, Sp.B (Spesialis Bedah), drg. Rudini, dr. Arman, Sp.Paru (Spesialis Paru) dan seorang perawat.
Terpisah, Direktur RSUD Kota Subulussalam dr. Dewi Sartika menyampaikan bahwa keberangkatan tim ini akan menyasar dua wilayah terdampak, yakni Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Tengah. Tim ditugaskan untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung di lapangan sekaligus menyalurkan bantuan yang telah dikumpulkan.
“Kami mengirim tenaga medis beserta paket bantuan untuk membantu masyarakat yang sedang ditimpa musibah. Dokter spesialis kita juga menuju Kabupaten Aceh Tengah. Semoga upaya ini dapat meringankan beban warga di lokasi banjir,” ujarnya. []



