Persiraja Banda Aceh akan melakoni laga krusial menghadapi PSPS Pekanbaru pada penutup putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu malam (31/1/2026). Bermain di hadapan publik sendiri, Laskar Rencong mengusung misi meraih tiga poin sekaligus membalas kekalahan pada pertemuan putaran pertama.
Bermain di kandang sendiri, Persiraja bertekad menutup putaran kedua dengan hasil maksimal demi menjaga posisi di papan atas klasemen Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26.
Asisten pelatih Persiraja, Wahyu AW, memastikan kondisi tim berada dalam keadaan ideal. Seluruh pemain siap diturunkan dan tidak ada kendala berarti jelang laga penting tersebut.
“Kami dari tim Persiraja sudah siap untuk pertandingan besok. Pemain sudah siap semua, tidak ada yang akumulasi dan cedera. Termasuk center back Ariel Kurung, sudah bisa bermain untuk besok,” ujarnya dalam konferensi pers sehari jelang pertandingan.
Wahyu AW mengakui bahwa dalam beberapa pertemuan terakhir, Persiraja kerap mendapat perlawanan ketat dari PSPS. Meski demikian, ia optimistis kali ini situasi akan berbeda, terlebih dengan motivasi tinggi para pemain untuk membalas kekalahan di laga tandang sebelumnya.
“Memang dalam pertemuan kita dengan PSPS di musim kemarin, kita selalu sedikit kewalahan. Tetapi Insya Allah untuk pertandingan pada liga kali ini, kita akan bisa menebus kekalahan kita di away kemarin. Semua pemain sudah bertekad untuk membalas kekalahan di putaran pertama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wahyu juga mengajak seluruh suporter untuk memadati Stadion H Dimurthala dan memberikan dukungan penuh. Menurutnya, laga ini memiliki arti penting karena menjadi pertandingan kandang terakhir Persiraja di putaran kedua.
“Kami harapkan kepada suporter semua, mari kita dukung Persiraja. Ini pertandingan terakhir kita di home untuk putaran kedua, supaya kita bisa mendapatkan hasil positif dan mengamankan posisi di peringkat kelima menyambut putaran ketiga,” ujarnya.
Laga Persiraja vs PSPS Pekanbaru diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama mengusung ambisi meraih poin demi menutup putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 dengan hasil terbaik. Dukungan suporter tuan rumah di Stadion H Dimurthala dipastikan menjadi energi tambahan bagi Laskar Rencong untuk menutup putaran kedua dengan hasil manis.
Pelatih PSPS, Aji Santoso, mengakui timnya tidak akan mudah meraih poin saat menantang Persiraja Banda Aceh. Meski pada pertemuan sebelumnya PSPS sempat meraih kemenangan di kandang Persiraja, Aji menilai kondisi kali ini sudah jauh berbeda.
Menurutnya, perubahan komposisi pemain di kedua tim membuat hasil laga sulit diprediksi.
“Memang pengalaman kemarin, kebetulan kami bisa meraih poin penuh di kandang Persiraja. Tetapi untuk musim ini tidak ada jaminan untuk bisa meraih poin penuh,” kata Aji.
Pelatih berpengalaman tersebut menegaskan bahwa situasi tim saat ini tidak sama dengan musim sebelumnya. Baik PSPS maupun Persiraja mengalami perubahan materi pemain yang cukup signifikan, sehingga pendekatan pertandingan pun harus berbeda.
“Karena saat ini situasinya berbeda. Materi pemain juga berbeda. Tapi kami datang ke sini berusaha semaksimal mungkin, paling tidak kami bisa mendapatkan poin satu. Syukur-syukur bisa tiga,” lanjutnya.
Aji juga mengakui bahwa misi membawa pulang poin dari Banda Aceh bukan perkara mudah. Ia menilai Persiraja memiliki skuat berkualitas dan bermain solid, terlebih dengan dukungan penuh suporter tuan rumah.
“Tapi ini tidak mudah. Persiraja juga dihuni materi pemain yang bagus,” tegas Aji.
Menariknya, Aji Santoso juga menyoroti keberadaan tiga pemain Persiraja yang pernah ia latih sebelumnya, yakni Fitra Ridwan, Fava Sheva, dan Faris Adit. Ketiganya dinilai memiliki kualitas dan pemahaman permainan yang baik, sehingga bisa menjadi ancaman bagi PSPS.
Dengan segala pertimbangan tersebut, Aji kembali menegaskan bahwa PSPS tetap akan berjuang maksimal meski menyadari tantangan berat yang menanti.
“Jadi menurut saya, tidak mudah bagi kami untuk mendapatkan poin di sini. Tetapi kami akan tetap berusaha secara maksimal,” ujarnya. []



