HomeNews22 Ribu Pohon Ganja di Aceh Utara Dibakar Aparat Keamanan

22 Ribu Pohon Ganja di Aceh Utara Dibakar Aparat Keamanan

Published on

Lebih dari 22 ribu pohon ganja di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, dibakar aparat keamanan gabungan Badan Narkotika Nasional dan Kepolisian Daerah Aceh, Selasa kemarin.

Pemusnahan tanaman yang tergolong narkotika itu dilakukan dalam ladang dua hektare di Gampong Teupin Reusep, Kecamatan Sawang.

Ladang ganja tersebut temuan anggota Kepolisian Resor Aceh Utara. Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Marthius Hukom, perkiraan berat pohon ganja yang dibakar itu mencapai 10 ton.

“Ketinggian tanaman ganja bervariasi antara 60 hingga 200 sentimeter dengan jarak tanam antara 50 hingga 100 sentimeter [antarpohon],” katanya.

Tidak ada petani atau pemilik ganja tersebut yang ditangkap. Petugas masih menyelidikinya.

Sejak ratusan tahun lalu, pohon ganja tumbuh subur di Aceh. Pohon ini juga tidak perlu perawatan khusus. Karenanya, menurut sejarah, tanaman ganja Aceh tumbuh subur di lereng-lereng pegunungan, baik liar maupun dibudidayakan.

Pohon ini disebut dalam kitab Tajol Mulok sebagai warisan Kesultanan Aceh abad ke-18 Masehi. Kitab tersebut memuat manfaat ganja sebagai resep obat-obatan dan bumbu makanan.

Sebelum tanaman itu dilarang pemerintah, pemerhati sejarah dan budaya Aceh, Tarmizi Abdul Hamid, mengatakan menu berbumbu ganja bukan barang asing. Umumnya, biji ganja dipakai sebagai bumbu untuk memasak daging; sapi, kambing, ayam, maupun bebek.

Namun, penggunaan ganja dalam keseharian warga Aceh mulai jarang sejak tanaman ini tergolong dalam jenis narkotika dan secara resmi pemakaiannya dilarang negara.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...

WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh melakukan audiensi dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang...

Ini 4 Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030 yang Lolos Tahap Administrasi

Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menetapkan empat...

More like this

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...