HomeNewsPerempuan Terkubur dalam Rumah di Pidie Diduga Dibunuh Suami

Perempuan Terkubur dalam Rumah di Pidie Diduga Dibunuh Suami

Published on

Seorang perempuan di Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Titeue, Pidie, Ayu Sri Wahyuningsih diduga dibunuh. Mayatnya ditemukan pada Jumat (12/1/2024) siang dengan kondisi terbungkus karung dan terkubur dalam kamar belakang rumah.

Polisi menduga kematian Ayu Sri dibunuh suaminya sendiri. “Yang masih kami duga suaminya [terduga pelaku],” kata Inspektur Satu Rangga Setiadi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pidie, Sabtu (13/1/2024).

Polisi masih memburu suami korban. “Masih kami lakukan pengejaran,” kata Rangga.

Dia menjelaskan sekitar pukul 14.15 WIB, polisi mendapat laporan dari kepala desa Pulo Lhoih bahwa ada dugaan pembunuhan di sana. Warga setempat dikejutkan dengan temuan mayat Ayu Sri di kamar belakang rumah Idris Idham yang disewakan kepada M, suami korban.

Setiba di sana, polisi bersama warga menggali mayat dan membawanya ke rumah sakit.

Keuchik Gampong Pulo Lhoih Samsul Kamal mengatakan, sekitar pukul 11.30 WIB, ada warga melaporkan bahwa ada pembunuhan. Bersama perangkat desa, Samsul mengecek ke lokasi yaitu rumah yang disewa M tersebut.

“Kami tidak ke tempat perkara [kamar belakang], cuma duduk di ruang tamu. Kami berbincang-bincang dengan M. Dia bilang ada persoalan sedikit dengan istrinya,” kata Samsul.

Perempuan di Pidie Diduga Dibunuh, Mayatnya Terkubur dalam Rumah

Samsul menasihati M bahwa tidak boleh berbuat kekerasan kepada istri bila pun ada masalah dalam rumah tangga. “Karena dia mau kasih uang untuk anaknya di pesantren, habis itu kami pulang,” katanya.

Seusai salat Jumat, perangkat desa melapor lagi ke Samsul sambil bawa foto bahwa ada penggalian di rumah yang ditempati M. “Kami datang lagi kami bawa cangkul, kami korek, tampak ada karung,” katanya.

Penggalian disetop sebentar, Samsul menghubungi polisi. Setiba polisi di sana, penggalian dilanjutkan dengan kedalaman 50-60 sentimeter sampai kemudian mayat yang terbungkus karung diangkat.

“Kapan kejadiannya kami tidak tahu juga. Kalau orang itu [suami dan korban], biar pun ada keributan, tetangga tidak tahu,” katanya.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

FJL dan Pemuda Jantho Gelar Aksi Hari Bumi di Krueng Jaling

Ikatan Pemuda Jantho Lestari bersama Forum Jurnalis Lingkungan Aceh menggelar peringatan Hari Bumi sebagai...

UTBK SNBT 2026 di USK Digelar di 13 Lokasi, Diikuti 12.648 Peserta

Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun...

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah-Aceh Tengah

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah...

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

More like this

FJL dan Pemuda Jantho Gelar Aksi Hari Bumi di Krueng Jaling

Ikatan Pemuda Jantho Lestari bersama Forum Jurnalis Lingkungan Aceh menggelar peringatan Hari Bumi sebagai...

UTBK SNBT 2026 di USK Digelar di 13 Lokasi, Diikuti 12.648 Peserta

Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun...

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah-Aceh Tengah

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah...