Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaNewsWarga Bener Meriah Temukan 3 Senjata Api di Rumah Kosong

    Warga Bener Meriah Temukan 3 Senjata Api di Rumah Kosong

    Published on

    Personel Babinsa Koramil 04 dan Babinkamtibmas Polsek Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, mengamankan 3 pucuk senjata api rakitan usai menerima laporan dari perangkat desa yang ditemukan warganya. Diduga senjata tersebut bekas peninggalan masa konflik Aceh.

    Komandan Kodim 0119/BM, Letkol Ino Dwi Setyo Darmawan membenarkan penemuan 3 pucuk senpi tersebut, senjata api itu pertama kali ditemukan oleh warga Sukadi (45) di Rumah Kosong, Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa (26/09/2023).

    “Senjata diduga sisa konflik Aceh, ditemukan oleh warga saat mengikat hewan ternak miliknya di halaman rumah kosong,” sebut Dandim Bener Meriah dalam keterangannya.

    Penemuan 3 pucuk senjata api rakitan berawal saat Sukadi sedang mengikat sapinya di halaman rumah kosong milik warga yang telah lama meninggal dan tidak dihuni lagi. “Saat sedang mengikat ternaknya, Sukadi mendengar suara kucing dari dalam rumah kosong tersebut, kemudian dirinya langsung mencari suara tersebut dan masuk ke dalam rumah kosong, lalu menemukan bungkusan kain berwarna putih mencurigakan tepatnya di bawah lemari yang rusak, dan di atasnya ada kucing yang baru melahirkan,” kata Letkol Ino.

    Senjata api rakitan di Bener Meriah
    Senjata api diamankan di Polsek Bener Meriah, Aceh. Foto: dok. TNI

    Sukadi membuka bungkusan berwarna putih tersebut dan melihat isinya, teryata 3  pucuk senjata api rakitan di antaranaya 2 pucuk laras panjang dan  1 laras pendek. Dia kemudian melaporkan temuannya kepada Reje (Kepala Desa) Riskanadi, dan langsung menghubungi Babinsa Koramil 04/PRG dan Bhabinkamtibmas Polsek PRG.

    Kemudian TNI dan Polisi bersama aparatur desa menuju ke TKP untuk melihat temuan tersebut. Hasil koordinasi Dandim 0119/BM, Letkol Ino Dwi Setyo Darmawan, bersama Kapolres Bener Meriah, AKBP Nanang Indra Bakti, memerintahkan senjata itu dibawa ke Mapolres setempat.

    Dandim bersama Kapolres mengimbau masyarakat jangan ragu untuk melaporkan kepada aparat setempat (Babinsa dan Babin khamtibmas) apabila menemukan senjata api dan bahan peledak lainnya yang dapat membahayakan. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...