BerandaNewsPemkab Aceh Besar Lanjutkan Aksi 1 Jam Memungut Sampah di Tempat Wisata

Pemkab Aceh Besar Lanjutkan Aksi 1 Jam Memungut Sampah di Tempat Wisata

Published on

Usai Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali melanjutkan Aksi 1 Jam Memungut Sampah di Tempat Wisata, yang merupakan salah satu komitmen Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan juga untuk mendatangkan para wisatawan ke Aceh Besar.

Aksi 1 jam memungut sampah di tempat wisata usai libur lebaran Idul Fitri 1444 H tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Asisten II Sekdakab, Disparpora selaku koordinator, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanahan, Bappeda, Dinas Sosial, Kesbangpol, Sekretariat MAA, Dinas Lingkungan Hidup, Sekretariat MPU, Camat Lhoknga, Camat Leupung, Camat Lhoong dan Camat Peukan Bada serta Camat Darul Imarah.

Sekda Aceh Besar Sulaimi mengatakan, Aceh Besar memiliki garis pantai yang panjang dan indah sebagai aset yang harus dijaga bersama, dan semua pantai Aceh Besar juga merupakan tujuan wisata. “Maka, membangkitkan kesadaran menjaga harus dimulai dari diri sendiri dan menularkan kepada pengelola dan masyarakat pengunjung,” ujarnya saat memimpin pembersihan di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Minggu (7/5/2023) pagi.

Sulaimi menyampaikan aksi 1 jam memungut sampah di tempat wisata yang telah dilakukan selama ini merupakan agenda kecil yang diharapkan akan berdampak besar nantinya. “Mulai dari hal yang kecil ini, mudah-mudahan akan berdampak pada peningkatan kunjungan dan peningkatan PAD,” sebutnya.

Aksi 1 jam memungut sampah di destinasi wisata Pantai Lampuuk yang kembali dilakukan oleh Pemkab Aceh Besar hari ini merupakan yang pertama setelah Lebaran Idul Fitri 1444 H, dan seperti biasanya akan kembali dilakukan setiap minggunya di setiap pantai dan tempat wisata yang ada di Kabupaten Aceh Besar.

“Aksi satu jam bersih pantai ini kembali kita mulai pada hari ini dan dilanjutkan kembali pada setiap minggunya di semua pantai dan objek wisata yang ada di Aceh Besar,” imbuh Sulaimi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar M. Ali mengatakan, gerakan yang diinisiasi oleh Pj Bupati Aceh Besar tersebut bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat baik pengelola dan pedagang terutama pengunjung untuk saling menjaga kebersihan.

“Mari sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan objek wisata kita ini agar terlihat bersih, aman dan nyaman,” ujarnya.

Ali menyampaikan bahwa ini bukan kegiatan pertama yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Besar, melainkan aksi yang kesekian kalinya dengan tujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan objek wisata di Aceh Besar. Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan setiap minggu dengan lokasi yang berbeda, seperti sebelumnya yang sudah pernah dilakukan di daerah Lampuuk, Ie Suum, Pasir Putih, Ujong Batee dan tempat wisata Brayeun di Leupung yang hingga hari ini kembali melakukan aksi 1 jam memungut sampah di objek wisata Lampuuk.

“Ini merupakan upaya pemerintah untuk mendongkrak kembali objek wisata di Aceh Besar, apalagi pantai Lampuuk ini dikenal indah, ramai dan nyaman bagi wisatawan lokal dan mancanegara,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar Abdullah mengatakan, aksi 1 jam memungut sampah di tempat wisata merupakan sebuah wujud kepedulian pemerintah terhadap alam ciptaan Allah yang patut disyukuri, dan sebagai bentuk rasa syukur itu kita sebagai makhluk harus selalu menjaga keindahannya.

“Jika tidak mampu menjaganya, setidaknya kita tidak terlibat mengotorinya,” tuturnya.

Abdullah mengaku aksi 1 jam gotong royong membersihkan objek wisata tentu tidak akan maksimal, tetapi makna dari gerakan aksi ini adalah sebagai wujud kepedulian yang harus dipupuk bersama setiap hari dengan menjaga diri untuk tidak mengotori dan membuang sampah sembarangan. “Sudah ada tong sampah yang telah disediakan, mari kita manfaatkan dan buang sampah di tong sampah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap jika bersama-sama menjaga, Insya Allah tempat wisata pasti terhindar dari sampah dan pengunjung pasti merasa nyaman dan juga akan berdampak pada angka kunjungan yang lebih tinggi. Kenyamanan dan keindahan alam merupakan tujuan dari wisata itu sendiri.

“Kami berharap agar kebersihan pantai dapat terjaga dengan baik dan dapat menjadi destinasi favorit wisatawan di Aceh Besar dengan keindahan dan kebersihan pantainya,” ujar Abdullah.

Pada aksi 1 jam memungut sampah di destinasi wisata Pantai Lampuuk juga didukung penuh oleh dinas terkait, berupa ada dua unit armada untuk mengangkut sampah yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News



Artikel Terbaru

Minyak Sawit Mentah Tumpah di Jalan Aceh Selatan, Polisi Bakal Tindak

Minyak sawit mentah alias CPO tumpah di jalan Tapaktuan-Subulussalam, kawasan Gunung Kapur, Trumon Tengah,...

Wali Nanggroe Aceh dan Muzakir Manaf Temui Ketua Mahkamah Agung

Wali Nanggroe Aceh PYM Teungku Malik Mahmud Al-Haythar dan Waliyul ‘Ahdi Muzakir Manaf melakukan...

Aceh Luncurkan Program Baca Al-Qur’an Sebelum Belajar untuk Siswa SMA Sederajat

Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah meluncurkan program membaca Al-Qur’an sebelum mulai belajar untuk siswa...

KI Pusat: Keterbukaan Informasi Publik di Aceh Mengakar Kuat

Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat RI, Arya Sandhiyudha, menyebutkan keterbukaan informasi publik di...

Bandar Publishing Luncurkan Terjemahan Al-Qur’an Dalam Bahasa Gayo

Penerbit Bandar Publishing meluncurkan 'Terjemahan Al-Qur'an Dalam Bahasa Gayo' dan buku 'Saer Gayo Pesan...

More like this

Minyak Sawit Mentah Tumpah di Jalan Aceh Selatan, Polisi Bakal Tindak

Minyak sawit mentah alias CPO tumpah di jalan Tapaktuan-Subulussalam, kawasan Gunung Kapur, Trumon Tengah,...

Wali Nanggroe Aceh dan Muzakir Manaf Temui Ketua Mahkamah Agung

Wali Nanggroe Aceh PYM Teungku Malik Mahmud Al-Haythar dan Waliyul ‘Ahdi Muzakir Manaf melakukan...

Aceh Luncurkan Program Baca Al-Qur’an Sebelum Belajar untuk Siswa SMA Sederajat

Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah meluncurkan program membaca Al-Qur’an sebelum mulai belajar untuk siswa...