Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaNewsMesin Perahu Rusak, 2 Nelayan Aceh Utara Terombang-ambing ke Malaysia

    Mesin Perahu Rusak, 2 Nelayan Aceh Utara Terombang-ambing ke Malaysia

    Published on

    Dua nelayan Kabupaten Aceh Utara, Aceh, terombang-ambing terseret arus ke perairan Kedah, Malaysia, setelah mesin perahu ukuran 3GT rusak. Mereka kemudian ditangkap otoritas laut negara itu.

    “Dua nelayan Aceh Utara masing-masing Asnawi dari Ulee Rubek dan Zuhdi bin M Saleh dari Krueng Geukueh,” kata Miftahuddin Cut Adek, Panglima Laot Aceh, dikutip Senin (5/2/2024).

    Menurut Panglima Laot, mereka melaut dari Krueng Geukueh lima hari lalu. Setiba di tengah laut, mesin perahu itu rusak: empat baut patah. Mereka sempat mengikat mesin itu dengan tali, tapi putus.

    “Akhirnya mereka menghanyutkan diri bersama kapal mengikuti arus dan angin laut sampai akhirnya ditemukan dan diselamatkan polisi perairan Kedah, Malaysia,” katanya.

    Polisi membawa dua nelayan itu ke Kedah pada 1 Februari 2024. Kabar penangkapan ini diketahui Yasin bin Bukhari, warga Aceh yang 17 tahun menjadi tauke ikan di Kedah.

    “Dua nelayan Aceh itu dijamin Yasin,” katanya.

    Keluarga Yasin di Aceh menghubungi Panglima Laot mengabarkan soal itu. Sebab, dua nelayan tersebut tanpa kartu identitas. Yasin minta bantuan Panglima Laot untuk mengirim kartu identitas ke Kedah.

    Miftahuddin mengatakan sudah mengirimkan kartu identitas yang diperlukan, dan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh serta meminta bantuan advokasi kepada Kementerian Luar Negeri untuk pemulangan.

    “Karena ini murni musibah,” katanya.[]

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...