Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaNewsKhasMenabuh Rapai, Mengingat Ilahi: Cerita Tradisi di Beutong Ateuh Nagan Raya

    Menabuh Rapai, Mengingat Ilahi: Cerita Tradisi di Beutong Ateuh Nagan Raya

    Published on

    Tabuhan demi tabuhan alat musik rapai meramaikan malam di Gampong Blang Meurandeh, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Ahad (17/9/2023). Para pemain rapai dalam sebuah kenduri itu beberapa laki-laki yang duduk melingkar.

    Alat musik tradisional Aceh itu dipangku lalu dipukul bertalu-talu sesuai irama. Selawat hingga zikir lantas mengiringi setiap ketukannya. “Bermain rapai ini untuk mengingat kepada Allah,” kata Teungku Malikul Mahdi, tokoh Beutong Ateuh, Senin (18/9/2023).

    Bermain rapai sambil berzikir ini disebut Rapai Tuha. Menurut Teungku Malikul, warga Beutong Ateuh akan menggelar tradisi ini saat acara penting. Misalnya, kenduri mengenang 40 hari orang meninggal dan kenduri jeurat (makam).

    Bagi warga Beutong Ateuh, rapai jadi salah satu cara dalam mengingat Allah, selain melalui meurateb (berzikir) dan membaca Al-Qur’an. “Maka biasanya ini dilakukan bertepatan dengan acara yang sakral karena condong kepada zikir,” kata putra almarhum Teungku Bantaqiah ini.

    Alasan inilah yang membuat Rapai Tuha berbeda dengan top daboh atau debus yang juga ada di Beutong Ateuh. Dalam top daboh, suara rapai mengiringi aksi pertunjukan kekebalan tubuh dari pisau. Biasanya dengan menusuk dan menyayat.

    “Rapai Daboh digelar di pesta (kenduri perkawinan) atau sunat rasul (kenduri menjelang anak dikhitan di Aceh),” kata Teungku Malikul. “Rapai Tuha lebih kepada mengingat Allah dan salah satu cara mengekspresikan cinta kepada Allah.”

    Menurut Fuadi dalam buku Relasi Zikir dengan Rapai: Analisis Filosofis tentang Zikir Rapai Tuha di Nagan Raya (2016), di kabupaten Nagan Raya tradisi berzikir memakai rapai cukup terkenal. Rapai 12 atau Rapai Sufi menjadi sebutan lainnya.

    “Kenapa Rapai Sufi? Sebab zikir Rapai Sufi lebih banyak dibacakan pada saat “peh rapai” adalah zikir-zikir tasawuf atau zikir-zikir amalan kaum sufi,” tulis Fuadi.

    Dia menjelaskan bahwa rapai berasal dari Baghdad (Irak) yang dibawa Ahmad Ar-Rifai, seorang sufi terkemuka juga murid Syekh Abdul Qadir Jailani yang menggunakan rapai dalam tarekat sufi.

    “Syair dan zikir yang dilantunkan oleh khalifah rapai zikir asalnya dari Syekh Abdul Qadir Jailani,” tulisnya.

    Fuadi melihat ada hubungan yang kuat antara zikir dan rapai dalam Rapai Tuha. Misalnya, nilai seni yang kuat di rapai, baik suara dan bentuknya, mendorong orang untuk berzikir hingga memahami Islam.

    Hubungan zikir dari unsur budaya merupakan sebuah pengakuan bahwa Islam menghargai budaya, tradisi, dan kreasi akal manusia, sehingga lahirlah budaya seperti rapai zikir. “Budaya bisa mengantarkan pemahaman masyarakat kepada pelaksanaan ibadah zikir yang rutinitas kepada yang Ilahi,” tulis Fuadi.[]

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...