Minggu, April 14, 2024
More
    BerandaNewsLagu 'Kebangsaan' Aceh Dinyanyikan saat Kunjungan Jokowi ke Rumoh Geudong

    Lagu ‘Kebangsaan’ Aceh Dinyanyikan saat Kunjungan Jokowi ke Rumoh Geudong

    Published on

    Lagu ‘kebangsaan’ Aceh dinyanyikan saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rumoh Geudong di Gampong Bili, Kemukiman Aron, Kabupaten Pidie, Aceh, Selasa (27/6/2023). Himne Aceh tersebut dinyanyikan seusai lagu Indonesia Raya.

    Kunjungan Jokowi ke sana untuk memulai penyelesaian nonyudisial pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu. Begitu tiba di Rumoh Geudong, Jokowi disambut ulama Aceh dan kemudian dipeusijuek.

    Acara lalu dibuka dengan pembacaan Al-Qur’an. Hadirin kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, lagu ‘kebangsaan’ Aceh berjudul Aceh Mulia dinyanyikan.

    Presiden Jokowi, para menteri, dan pejabat lainnya tampak menyimak saat lagu itu dinyanyikan. Lagu Aceh Mulia ditetapkan sebagai Himne Aceh sesuai Qanun Nomor 2 Tahun 2018.

    Himne Aceh menjadi salah satu kewenangan Aceh sesuai Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, merupakan amanah dari Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka, yang disepakati di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005 silam. Sebuah kesepakatan untuk menghentikan perang selama 29 tahun di Aceh.

    Seharusnya selain himne, Pemerintah Aceh berhak menentukan dan menetapkan bendera dan lambang sendiri, yang akan disandingkan dengan bendera Merah Putih. Himne Aceh, diciptakan untuk menjadi pengiring pengibaran bendera Aceh.

    Tapi sampai saat ini, bendera Bulan Bintang dan lambang Burak Singa yang telah ditetapkan DPR Aceh dalam Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, tak kunjung digunakan. Masih berpolemik dengan pemerintah pusat.

    Berikut lirik lagunya:

    Bumoe Aceh nyoe keuneubah Raja, Sigak meubila Bangsa // Mulia Nanggroe, Mulia dum Syuhada, Meutuah bijèh Aceh mulia.

    E Ya Tuhanku, Rahmat beusampoe, Neubri Aceh nyoe beumulia // Rahmat Neulimpah, Meutuah asoe, Aréh keu kamoe beusijahtra// Aceh meusyeuhu, Makmu ngön meugah, Sabé tajaga Aceh Mulia.

    Peukateuen Aceh meulimpah bagoe, Beumeusaho meusyèdara // Beusapeue pakat, beusaboh nyoe meuneumat, Syari’at Islam keu hukôm bangsa. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

    Artikel Terbaru

    Pj Gubernur Open House di Kampung Halaman, Ajak Warga Dukung Pemerintah Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah menggelar samadiah dan open house lebaran Idulfitri 1445 Hijriah...

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...

    Suasana Idulfitri di Masjid Al-Falah Seoul, Masjid Indonesia Pertama di Korea Selatan

    Seperti umat muslim lainnya di seluruh dunia, Rabu (10/4/2024), ribuan muslim yang tinggal di...

    More like this

    Pj Gubernur Open House di Kampung Halaman, Ajak Warga Dukung Pemerintah Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah menggelar samadiah dan open house lebaran Idulfitri 1445 Hijriah...

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....