HomeFotoFoto: Maimun Peternak Murai Batu Aceh

Foto: Maimun Peternak Murai Batu Aceh

Published on

Sejak 2018, Maimun beternak burung murai batu di belakang rumahnya, Gampong Ladong, Mesjid Raya, Aceh Besar, Aceh. Berawal dari empat pasang hasil buruan di hutan, kini ia memiliki sekitar seratus ekor murai batu.

Hari-hari Maimun kini sibuk memberi makan peliharaannya itu: pagi dan sore. Usahanya ini diberi nama Sentral Murai Bird Farm.

Lalu pendapatannya? Tenang. Burung-burung itu banyaklah peminatnya: hobi sampai buat kontes lomba suara paling merdu.

Sebab itu, murai kecil saja seekor Rp 2 juta harganya. Yang besar dan ekornya panjang bisa Rp 8 juta dan Rp 15-20 juta yang sudah jadi: siap ikut lomba. “Rata-rata sebulan saya mendapat uang Rp 20 juta,” kata Maimun Jumat (3/11/2023) petang.

Penasaran bagaimana murai batu milik Maimun? Tak perlu jauh ke Ladong. acehkini menyajikannya khusus untuk Anda:

Murai Batu Aceh
Maimun memegang seekor burung murai batu, Jumat (3/11/2023). Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Murai batu usia tujuh hari. Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Sepasang murai batu. Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Maimun menata kandang murai batu. Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Saat musim kawin, sepasang murai batu ditempatkan dalam satu kandang dan dipisahkan dari yang lain. Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Ekor panjang dan suara merdu menjadi daya tarik murai batu sehingga banyak peminatnya. Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Murai batu bertengger dalam kandang. Foto: Suparta/acehkini
Murai Batu Aceh
Maimun membangun usaha Sentral Murai Bird Farm sejak 2018. Foto: Suparta/acehkini

 

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...