Minggu, April 14, 2024
More
    BerandaNews70 Persil Tanah Wakaf di Aceh Besar Telah Bersertifikat

    70 Persil Tanah Wakaf di Aceh Besar Telah Bersertifikat

    Published on

    Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, diwakili Sekda Aceh Besar Sulaimi menghadiri penyerahan 70 persil tanah wakaf yang sudah bersertifikat, kepada para nadzir (pengelola) wakaf di delapan kecamatan di Aceh Besar. Agenda berlangsung di Aula Baharuddin Lopa, Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Selasa (17/10/2023).

    Hadir dalam kesempatan itu, Kajari Aceh Besar, Basril G, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar H Salman, Kepala BPN Aceh Besar M Taufik, Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia Cabang Aceh Besar H Khalid Wardana, Kadis Pertanahan Aceh Besar Alyadi MM, para camat, nadzir wakaf, dan tokoh-tokoh masyarakat.

    Kajari Aceh Besar, Basril G memberikan apresiasi kepada semua stakeholder yang telah mendukung sehingga proses sertifikasi tanah wakaf yang ada di Aceh Besar terwujud. Sertifikasi tanah wakaf sangat penting dilakukan dan sudah menjadi salah satu program strategis nasional.

    “Bertujuan untuk menghindari konflik/sengketa terhadap tanah wakaf. Kami dari Kejaksaan Negeri Aceh Besar selalu mendukung dan berkomitmen untuk suksesnya program sertifikasi tanah wakaf ini,” katanya.

    Sementara itu, Sekda Aceh Besar Sulaimi menyampaikan apresiasi kepada pihak Kajari Aceh Besar, Kepala BPN Aceh Besar, Kakankemenag Aceh Besar dan jajarannya, serta semua pihak yang sudah mendukung sehingga pada kesempatan tersebut diserahkan sebanyak 70 persil sertifikasi tanah wakaf kepada para nadzir wakaf.

    Sulaimi mengharapkan dukungan para Kepala Kantor Urusan Agama agar meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya sertifikasi tanah wakaf di semua kecamatan. Sosialisasi tersebut dapat dilakukan pada saat khutbah Jumat atau dalam pertemuan dengan para nadzir dan tokoh-tokoh masyarakat di semua gampong. ”Program sertifikasi tanah wakaf ini perlu terus dilanjutkan, karena saat ini masih banyak tanah wakaf di Aceh Besar yang belum terserrifikasi. Pemkab Aceh Besar dan jajarannya tentu saja sangat mendukung program mulia ini,” ungkap Sekdakab Aceh Besar.

    Kakankemenag Aceh Besar H Salman mengatakan program sertifikat tanah wakaf adalah jihad untuk menyelamatkan aset agama, dan menjadi solusi untuk menghindari sengketa terhadap keberadaan tanah wakaf di kemudian hari.

    Kepala BPN Kabupaten Aceh Besar, M Taufik menyebutkan saat ini masih banyak tanah wakaf di Aceh Besar yang belum tersertifikasi. Dia memperkirakan ada sekitar 2.500 hingga 3.000 persil tanah wakaf belum bersertifikat yang tersebar pada 604 gampong di Aceh Besar.

    Untuk itu, diharapkan program sertifikasi tanah wakaf ini harus terus didukung oleh semua stakeholder. ”Alhamdulillah, pada kesempatan ini sudah selesai 70 persil tanah wakaf yang tersertifikasi dan diserahkan kepada nadzir yang ada di 8 kecamatan di Aceh Besar,” jelas M Taufik. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

    Artikel Terbaru

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...

    Suasana Idulfitri di Masjid Al-Falah Seoul, Masjid Indonesia Pertama di Korea Selatan

    Seperti umat muslim lainnya di seluruh dunia, Rabu (10/4/2024), ribuan muslim yang tinggal di...

    Gubernur dan Pejabat di Aceh Salat Idulfitri di Masjid Raya Baiturrahman

    Penjabat (Pj)  Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama Forkopimda Aceh dan ribuan masyarakat Banda Aceh,...

    More like this

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...