BerandaNews70 Persil Tanah Wakaf di Aceh Besar Telah Bersertifikat

70 Persil Tanah Wakaf di Aceh Besar Telah Bersertifikat

Published on

Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, diwakili Sekda Aceh Besar Sulaimi menghadiri penyerahan 70 persil tanah wakaf yang sudah bersertifikat, kepada para nadzir (pengelola) wakaf di delapan kecamatan di Aceh Besar. Agenda berlangsung di Aula Baharuddin Lopa, Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Selasa (17/10/2023).

Hadir dalam kesempatan itu, Kajari Aceh Besar, Basril G, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar H Salman, Kepala BPN Aceh Besar M Taufik, Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia Cabang Aceh Besar H Khalid Wardana, Kadis Pertanahan Aceh Besar Alyadi MM, para camat, nadzir wakaf, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Kajari Aceh Besar, Basril G memberikan apresiasi kepada semua stakeholder yang telah mendukung sehingga proses sertifikasi tanah wakaf yang ada di Aceh Besar terwujud. Sertifikasi tanah wakaf sangat penting dilakukan dan sudah menjadi salah satu program strategis nasional.

“Bertujuan untuk menghindari konflik/sengketa terhadap tanah wakaf. Kami dari Kejaksaan Negeri Aceh Besar selalu mendukung dan berkomitmen untuk suksesnya program sertifikasi tanah wakaf ini,” katanya.

Sementara itu, Sekda Aceh Besar Sulaimi menyampaikan apresiasi kepada pihak Kajari Aceh Besar, Kepala BPN Aceh Besar, Kakankemenag Aceh Besar dan jajarannya, serta semua pihak yang sudah mendukung sehingga pada kesempatan tersebut diserahkan sebanyak 70 persil sertifikasi tanah wakaf kepada para nadzir wakaf.

Sulaimi mengharapkan dukungan para Kepala Kantor Urusan Agama agar meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya sertifikasi tanah wakaf di semua kecamatan. Sosialisasi tersebut dapat dilakukan pada saat khutbah Jumat atau dalam pertemuan dengan para nadzir dan tokoh-tokoh masyarakat di semua gampong. ”Program sertifikasi tanah wakaf ini perlu terus dilanjutkan, karena saat ini masih banyak tanah wakaf di Aceh Besar yang belum terserrifikasi. Pemkab Aceh Besar dan jajarannya tentu saja sangat mendukung program mulia ini,” ungkap Sekdakab Aceh Besar.

Kakankemenag Aceh Besar H Salman mengatakan program sertifikat tanah wakaf adalah jihad untuk menyelamatkan aset agama, dan menjadi solusi untuk menghindari sengketa terhadap keberadaan tanah wakaf di kemudian hari.

Kepala BPN Kabupaten Aceh Besar, M Taufik menyebutkan saat ini masih banyak tanah wakaf di Aceh Besar yang belum tersertifikasi. Dia memperkirakan ada sekitar 2.500 hingga 3.000 persil tanah wakaf belum bersertifikat yang tersebar pada 604 gampong di Aceh Besar.

Untuk itu, diharapkan program sertifikasi tanah wakaf ini harus terus didukung oleh semua stakeholder. ”Alhamdulillah, pada kesempatan ini sudah selesai 70 persil tanah wakaf yang tersertifikasi dan diserahkan kepada nadzir yang ada di 8 kecamatan di Aceh Besar,” jelas M Taufik. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News



Artikel Terbaru

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Jadi 15 Orang

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Husaini Bukhari (49 tahun), seorang jemaah haji asal Aceh...

58 Koleksi Kain Tradisional Dipamerkan di Museum Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh menggelar pameran koleksi wastra (kain...

Operasi Patuh Seulawah, Polda Aceh Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Kepolisian Daerah Aceh bakal menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 sepanjang dua pekan ini: 15-28...

Sekda Aceh Tinjau Venue PON XXI di Sabang

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Azwardi, meninjau pengerjaan venue Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Nanang Indra Bakti Disambut Kalung Bunga di Polres Aceh Utara

Nanang Indra Bakti kini resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Aceh Utara. Berpangkat Ajun Komisaris...

More like this

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Jadi 15 Orang

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Husaini Bukhari (49 tahun), seorang jemaah haji asal Aceh...

58 Koleksi Kain Tradisional Dipamerkan di Museum Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh menggelar pameran koleksi wastra (kain...

Operasi Patuh Seulawah, Polda Aceh Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Kepolisian Daerah Aceh bakal menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 sepanjang dua pekan ini: 15-28...